Archive for August 4, 2011

Do’a ku

Posted: August 4, 2011 in My live

Aku mohon kekuatan,
Dan Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat,

Aku mohon kebijaksanaan,
Dan Allah memberiku masalah untuk diselesaikan,

Aku mohon kecukupan,
Dan Allah memberiku otak dan tenaga untuk bekerja,

Aku mohon keberanian,
Dan Allah memberiku bahaya untuk diatasi,

Aku mohon kasih sayang,
Dan Allah memberiku orang yang dalam kesulitan untuk ditolong,

Aku mohon kemurahan,
Dan Allah memberiku kesempatan-kesempatan,

Aku tidak menerima apa-apa dari yang kuinginkan,
Aku menerima segalanya dari yang kuinginkan,

 Do’a ku telah di makbulkan.

 (Al Muslim).

 

Syair Al-Halaj (Ana al-haq)

Posted: August 4, 2011 in My live

Aku adalah Dia yang kucinta dan

Dia yang kucinta adalah aku

Kami adalah dua jiwa yang bertempat dalam satu tubuh.

Jika engkau lihat aku, engkau lihat Dia,

dan jika engkau lihat Dia, engkau lihat aku

Maha suci zat yang sifat kemanusiaan-Nya,

membukakan rahasia cahaya ketuhanan-Nya yang gemilang.

Kemudian kelihatan baginya mahluk-Nya,

dengan nyata dalam bentuk manusia yang makan dan minum

Jiwa-Mu disatukan dengan jiwaku,

sebagaimana anggur disatukan dengan air murni.

Jika sesuatu menyentuh Engkau,

ia meyentuhku pula,

dan ketika itu dalam tiap hal Engkau adalah aku.

Aku adalah rahasia Yang Maha Benar,

dan bukanlah Yang Maha Benar itu aku

Aku hanya satu dari yang benar, maka bedakanlah antara kami.

Sebelumnya tidak mendahului-Nya, setelah

tidak menyela-Nya, daripada tidak

bersaing dengan Dia dalam hal

keterdahuluan, dari tidak sesuai dengan Dia,

ketidak menyatu dengan dia, Dia tidak mendiami Dia,

kala tidak menghentikan Dia, jika tidak berunding dengan Dia,

atas tidak membayangi Dia,dibawah tidak menyangga Dia, sebaliknya tidak menghadapi-Nya, dengan tidak menekan Dia, dibalik tidak mengikat Dia,

didepan tidak membatasi Dia, terdahulu tidak memameri Dia,

dibelakang tidak membuat Dia luruh, semua tidak menyatukan Dia,

ada tidak memunculkan Dia, tidak ada tidak membuat Dia lenyap, penyembunyian

tidak menyelubungi Dia, pra-eksistensi-Nya mendahului waktu, adanya Dia

mendahului yang belum ada, kekalahan-Nya mendahului adanya batas.

Di dalam kemuliaan tiada aku,

atau Engkau atau kita,

Aku, Kita, Engkau dan Dia seluruhnya menyatu.