Posts Tagged ‘imam’

Tanda-tanda akhir..

Posted: November 27, 2014 in My live
Tags: , , , , , , , , , ,

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam apakah hari Kiamat itu terdapat tanda yang dapat kita ketahui sebelumnya?” Maka Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya.”
Kemudian Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Ibnu Mas’ud, sesungguhnya hari Kiamat itu memiliki tanda-tanda, dan diantara tandanya adalah:
– Anak-anak yang bengis,
– Curahan hujan berasid,
– Orang-orang jahat semakin membanjir (banyak),
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Pendusta disebut jujur,
– Orang jujur disebut pendusta,
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Pengkhianat diberi kepercayaan,
– Orang yg dipercayai pula disebut pengkhianat,
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Piring² yang (berkomunikasi) secara bersambungan di antaranya,
– Silaturahim semakin terputus,
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Suku pemimpin dilantik dari golongan orang-orang munafiq,
– Pasar semakin dipenuhi oleh seburuk-buruk manusia.
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Masjid dihias, sedangkan hati-hati itu rosak..
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Seorang mu’min dalam suatu suku adalah lebih hina dari kambing yang hodoh
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Seorang laki-laki cukup dengan laki-laki, dan wanita cukup dengan wanita (homoseksualiti berleluasa)
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Masjid semakin banyak jumlahnya
– Mimbar ditinggikan
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Perosak-perosak dunia dimakmurkan,
– Pemakmur tamaddun dunia yang sebenarnya dirosakkan
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Tampak peralatan muzik semakin nyata,
– Arak/Khamar diminum,
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Banyaknya polis,
– Banyaknya pencela, banyaknya pengolok-olok,
Wahai Ibnu Mas’ud, sungguh diantara tanda hari Kiamat itu:
– Banyaknya anak zina.

Aku berkata (‘Atiy As Sa’diy radhiallahu ‘anhu), “Wahai Abu Abdurrahman, apakah mereka itu Muslimun?” Beliau (‘Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu) menjawab. “Ya.” Aku berkata, “Wahai Abu Abdurrahman, apakah Al Qur’an ditengah-tengah mereka?” Beliau menjawab, “Ya.” Aku berkata, “Wahai Abu Abdurrahman, kapankah itu?”

Beliau menjawab, “Akan datang pada manusia suatu zaman, dimana seseorang menceraikan isterinya, kemudian memungkiri cerainya, tetapi tetap menjima’-nya, maka keduanya adalah pelacur selama melakukan itu.” [Hadits Riwayat Imam Ath Thabarani no: 10405 dalam “Al Mu‘jamul Kabir”]

 

Source : http://al-faedah.blogspot.com/2014/09/hadits-atbaq-ibnu-masud.html

Tata Cara Bertayamun

Posted: October 14, 2014 in Uncategorized
Tags: , , , , , , ,

Tata Cara Tayammum

1. Membaca Basmalah

Sebagaimana halnya dalam wudhu`. Dikarenakan tayammum adalah pengganti thaharah wudhu`, dan pengganti menyadur hukum yang digantikannya.

2. Menepukkan kedua telapak tangan ke tanah dengan sekali tepukan.

Berdasarkan hadits Ammar bin Yasir diatas, dimana Nabi  bersabda kepadanya –tentang tata cara tayammum-

“Cukuplah bagimu untuk melakukan dengan kedua tanganmu demikian. Kemudian beliau menepukkan kedua tangan beliau pada tanah dengan sekali tepukan, lal mengusapkan tangan kiri pada tangan kanan, kedua punggung tangan dan wajah beliau.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa tepukan tangan ke tanah ketika melakukan tayammum hanya dengan sekali tepukan, sebagaimana pada hadits Ammar diatas.

Ibnu Abdil Barr mengatakan, “Bahwa sebagian besar atsar-atsar yang diriwayatkan dari Ammar menyebutkan sekali tepukan. Adapun atsar yang diriwayatkan dari beliau yangmenyebutkan dua kali tepukan kesemuanya mudhtharib…”

Dan hadits Abdullah bin Umar secara marfu’, “Tayammum dengan dua kali tepukan, sekali untuk wajah dan sekali untuk kedua tangan hingga bagian siku.” Diriwayatkan oleh ad-Daraquthni, al-Hakim dan al-Baihaqi, namun hadits ini sangat lemah, pada sanadnya terdapat Ali bin Zhabyaan, dia perawi yang matruk.

Demikian juga hadits Ibnu Umar lainnya yang mneyebutkan tiga kali tepukan pada tayammum adalah hadits yang sangat lemah. Wallahu a’lam.

3. Meniup kedua telapak tangan sebelum membasuhkannya ke anggota tayammum.

Berdasarkan hadits Ammar bin Yasir, dalam salah satu riwayatnya pada Shahih al-Bukhari, dimana disebutkan, “… Lalu Nabi  menepukkan kedua telapak tangan beliau pada tanah kemudian meniupnya, lalu mengusapkan keduanya pada wajah dan kedua telapak tangan beliau.” (Shahih al-Bukhari no. 338 dan juga no. 339)

4. Mengusap wajah dan kedua tangan hingga pergelangan.

Allah subhanahu berfirman,

“Dan usaplah wajah dan tangan-tangan kalian.” (al-Maidah: 6)

Juga berdasarkan hadits Ammar bin Yasir diatas.

Mencukupkan tayammum pada wajah dan kedua tangan hingga pergelangan merupakan pendapat Atha`, Sa’id bin al-Musayyab, an-Nakha’i, Makhul, al-Auza’i, Ahmad, Ishaq dan merupakan pendapat yang dipilih oleh Ibnul Mundzir dan juga sebagian besar ulama hadits.

Adapun hadits-hadits yang menyebutkan adanya mengusap tangan hingga ke bagian siku, tidak satupun hadits tersebut yang shahih. Bahkan sebagian besarnya adalah hadits-hadits yang sangat lemah. Seperti disebutkan oleh Ibnu Abdil Barr didalam kitab beliau at-Tamhid dan juga asy-Syaukani didalam Nail al-Authar.

5. Tertib dalam tayammum, yaitu dimulai dengan mengusap wajah lalu kedua tangan.

Berdasarkan konteks firman Allah ta’ala,

“Basuhlah wajah dan tangan-tangan kalian.” (al-Maidah: 6)

6. Dikerjakan secara beriringan (al-muwalaah)tayamum

Kupersembahkan kepadaMu tuhan sekelian makhluk harapanku
Sekalipun aku seorang yang berdosa wahai yang Maha Memberi dan Pemurah
Tatkala keras hatiku dan sesak perjalanan hidupku

Kujadikan rayuan daripadaku sebagai jalan mengharap keampunanMu
Maka bilamana Engkau yang memiliki keampunan menghapuskan dosa yang berterusan ini
KurniaanMu dan keampunanMu adalah rahmat dan kemuliaan
Bukankah Engkau yang memberi aku makan dan hidayah kepadaku
Dan janganlah Engkau hapuskan kurniaan anugerah dan nikmat itu kepadaku

Semoga orang yang memiliki ihsan mengampunkan kesalahanku
Dan menutup dosa-dosaku dan setiap perkara yang telah lalu
Sekiranya Engkau ampunkan aku, ampunkan dari kederhakaan
Kezaliman, penganiayaan yang tak akan terhapus di hari berhimpun kesedihan
Dan jika Engkau membalas seksa terhadapku, aku tidak akan berputus asa
Sekalipun dosa-dosaku itu memasukkan diriku ke dalam neraka

Dia adalah seorang yang fasih ketika menyebut/mengingati tuhannya
Dan bilamana dia bersama selain tuhannya di dunia ini dia membisu
Dia berkata: Kekasihku, Engkaulah tempatku meminta dan berharap
Cukuplah Engkau bagi yang berharap sebagai tempat bergantung dan memohon

Kupelihara kasihku yang dicemari nafsu
Dan aku jaga janji kasih yang telah tercalar
Di saat kujaga, aku rindu, dan di saat kulelap aku berharap
Mengiringi langkahku dengan penuh semangat dan berulang-ulang
Maka dosaku adalah besar dari dulu dan kini
Sedang keampunanmu yang mendatangi hamba adalah lebih agung dan lebih mulia

~~ Imam As Syafie'
Jika Tuhanku bertanya pada ku..
Tidak malukah kau bermaksiat pada Ku?
 
Kau sembunyikan dosamu dari makhluk-Ku..
dan datang padaKu dengan penuh dosa
 
Bagaimana aku nak jawab duhai diriku yang malang?
dan siapalah yang dapat menyelamatkan aku?
 
Aku terus menyogok jiwaku dengan impian
dan harapan dari semasa ke semasa
 
Dan aku melupakan apa yang bakal dihadapi selepas mati..
Dan apa yang akan berlaku selepas aku dikafankan.
 
Seolah-olah aku ni telah dijamin untuk hidup selamanya..
Seakan mati tidak akan menemui
 
Dan telah datang padaku sakaratkul maut yang ngeri..
Nah ! siapa sekarang yang mampu melindungiku ?
 
Aku melihat pada wajah-wajah..
Apakah ada daripada mereka yang akan menebusku ?
 
Akan ku disoal apa yang telah aku lakukan di dunia untuk menyelamatkan diri ini?
Maka bagaimana akan ku jawab setelah aku mengabaikan urusan agamaku ? 
 
Celakanya aku ! Apakah aku tak mendengar ayat-ayat Allah yang menyeruku ?
Adakah aku tak dengar apa yang telah diberitakan di dalam surah Qaaf dan Yaasin ?
 
Adakah aku tak dengar tentang hari dikumpulkan manusia, hari penghimpunan dan hari ad-deen(qiyamah)?
 
Adakah aku tak dengar panggilan ajal maut, menyeru dan menjemput ku ?
 
Maka Ya RABB ? seorang hamba datang bertaubat, Siapa yang dapat melindunginya ?
 
Melainkan Tuhan yang MAHA luas pengampunanNYA
Dan yang membimbingku pada kebenaran
 
Aku telah datang padaMu maka kasihanilah daku
Dan beratkan timbangan (kebaikan) ku..
 
Dan ringankan(percepatkan) hisabku kerana Engkaulah yang terbaik dalam penghisaban..
 
http://www.youtube.com/watch?v=NHdZ8hSuTIU